Rabu, 20 Agustus 2014

Senam Hamil

_Unknown_
Sumber: http://www.lovethispic.com/


Sejak awal kehamilan saya sudah merencanakan untuk ikut Senam Hamil. Sebenarnya rada ragu juga, soalnya saya termasuk orang yang paling jarang olahraga. Rajin olahraga itu pas masih sekolah, itupun karena ada mata pelajaran yang mewajibkan untuk olahraga minimal seminggu sekali. 
Tapi setelah browsing2 di gugel, baca artikel ini itu, dan mendapat masukan dari beberapa teman yang merasakan besarnya manfaat senam hamil, saya pun amat sangat yakin untuk ikut senam hamil. Dalam pikiran saya waktu itu, ah senam hamil ini kayaknya gak susah2 amat, bakalan gak berkeringat juga, gerakannya gampang _"yaiyalah gampang, lha belum dijalanin, cuma liat gambar2nya aja"_ . Dari hasil pencarian, ternyata senam hamil itu disarankan untuk dilakukan saat usia kandungan 28 minggu sampai saat persalinan tiba. Tapi tidak semua gerakan boleh dilkakuan sembarangan. Misalnya saja untuk latihan mengejan, belum boleh dilakukan apabilan usia kandungan belum mencapai 36 minggu. Jadi, disarankan untuk konsultasi ke dokter kandungannya dulu ya buibu, apakah sdh boleh ikut senam hamil atau belum. Soalnya ada juga yg karena riwayat penyakit atau kelainan pada kandungan yang menyebabkan ibu tidak boleh ikut senam hami.

Saat check up ke dokter dimana usia kandungan saya menginjak 29 minggu, saya tanyalah ke dokter, apakah saya sudah boleh ikut senam hamil, si dokter ganteng pun bilang boleh donk bu. :)
Sebenarnya sebelum minta izin dokter, saya sudah daftar kelas senam hamil di RSIA Tambak. "Loh, knp di RSIA Tambak, knp gak di RSIA Evasari aja, kan lebih dekat toh check up nya disitu juga". Klo mikirin praktisnya sih ya, enakan di evasari, gak jauh dari rumah. Tapi setelah cari info dari berbagai sumber, RSIA Tambak ini banyak direkomendasikan oleh buibu di dunia maya. Maka tanpa keraguan sedikitpun saya mendftr disitu langsung mengambil paketannya. Kalau ambil paket lebih murah, Rp120,000 untuk 4 kali pertemuan plus dapat goodie bag yg isinya majalah (walaupun majalah lama, tapi lumayan lah ya, buat baca-baca) dan baju kaos untuk dipakai pas senam. Lumayan bingit kan ya buibu, daripada bayar tiap pertemuan Rp35,000 gak dapat goodie bag, ya mending skalian ambil paketannya. _mental buibu nya mulai nampak_ Hahaha....
Senam hamil di RSIA Tambak diadakan hari Rabu (Pk16.00-17.00 wib) dan Sabtu (Pk09.00-10.00 wib). Karena kerja otomatis gak bisa hari rabu, jadinya ambil hari Sabtu. Kata perawat di bagian pendaftaran, nanti harus tlp dulu untuk daftar takut penuh, secara hari sabtu ya pasti byk yg libur.

Hari Sabtu tanggal 9 Agustus, alamaak... mau senam hamil aja kok ya bisa pake deg2an segala ya? Ketauan banget ini gak pernah olahraga, takut gak bisa ikutin gerakannya. Zzzz....
Sampai di rumkit, ternyata udah hampir penuh aja itu ruangan. Hari itu 2 kelas digabungkan jadi satu karena bidannya cuma 1, mungkin yang satu lagi berhalangan. Untungnya saya masih dapat tempat. 
Buibumil yang datang rata2 usia kandungannya udah di atas 30 minggu, bahkan ada yang sedang menunggu hari lahirnya. Tapi ada juga yang usia kanudngannya di bawah saya.
Instruktur senam hamilnya adalah seorang bidan. Ruangannya enak, diputerin instrumen musik klasik yang bikin saya jadi ngantuk, apalgi senam hamilnya kan pake matras dan ruangannya ber-AC, alhasil makin pengen tidurlah saya disitu. Namun rasa kantuk cuma sesaat sodara-sodara, cuma sampe meditasi di awal doank. Setelah itu, bercucuran keringatlah saya, pdhl cuma latihan pernafasan dan pemanasan. Aiisshhh, terlihat sekali ya bumil ini malas gerak. Hahahah.... Gerakan-gerakannya hampir sama lah dengan yang sudah saya baca dari artikel2. Sebelum pendinginan pun dilatih untuk mengejan, eittsss,, mengejannya boongan aja ya, gak boleh beneran, nanti lahiran beneran kan bisa berabe. 

Setelah kurang lebih sejam, senam hamil pun usai. Dapat snack deh kita. Sungguh loh, lapar sekali. Ternyata senam hamil itu menguras tenaga juga. 

Snack yang dibagikan setelah senam

Ikut senam hamil sungguh gak ada ruginya sodara-sodara, malah bikin bumil jadi lebih luwes dan siap fisik saat melahirkan. Byk pelajaran yang saya yakin gak bakal kita dapat klo kita gak ikut senam hamil, misalnya cara mengejan yang benar, posisi siap melahirkan yang ternyata bisa miring kiri ato kanan, dan latihan pernafasan biar energinya gak terbuang percuma. Memang sih semuanya itu bisa dibaca ato dipelajari sendiri lewat media lain, tapi menurut saya lebh baik bila didampingi oleh ahlinya. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar